Perkuat Kepastian Hukum Aset Umat, BWI Sumenep Siap Turun Gunung ke Tiap Kecamatan Usai Amankan Sertifikat Masjid GemmaREPORTASE NEWS, SUMENEP — Komitmen dalam mengamankan serta mengoptimalkan tata kelola aset keagamaan terus ditunjukkan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Sumenep. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui agenda pembinaan bagi para Nadzir yang dirangkaikan dengan penyerahan resmi sertifikat tanah wakaf untuk Masjid Gemma Prenduan pada Jumat (24/07/2026).
Dalam arahannya, Ketua BWI Kabupaten Sumenep, Kiai Syaiful Rizal, menekankan pentingnya komitmen serta integritas para pengelola wakaf agar seluruh aset yang diamanahkan dapat dimanfaatkan sesuai dengan ikrar asalnya.
“Aset wakaf wajib digunakan dan dikelola secara konsisten sesuai dengan ikrar wakaf yang telah diucapkan, agar kebermanfaatannya benar-benar mengalir bagi kemaslahatan umat,” tegas Kiai Syaiful Rizal.
Menyambung hal tersebut, Pengurus BWI Sumenep,Haji Mabrur menggarisbawahi bahwa penyerahan legalitas bukanlah akhir dari proses. Ia mendorong pengawasan secara berkesinambungan terhadap seluruh potensi wakaf di Sumenep guna mencegah risiko sengketa di masa mendatang.
Guna memperluas jangkauan pembinaan, Sekjen BWI Sumenep, Naghfir, mengungkapkan rencana strategis BWI Sumenep yang akan langsung turun ke tingkat akar rumput (grassroots).
“Sebagai langkah selanjutnya, BWI Sumenep akan menggelar roadshow ke tiap kecamatan untuk melakukan pembinaan Nadzir secara masif. Kami ingin memastikan BWI selalu hadir di tengah masyarakat dalam mendampingi tata kelola wakaf,” jelas Naghfir.
Melalui penyerahan sertifikat tanah wakaf Masjid Gemma Prenduan serta program roadshow mendatang, BWI Sumenep optimistis kepastian hukum dan profesionalisme pengelolaan aset keagamaan di Kabupaten Sumenep akan semakin kuat dan produktif.