Rela Langsir Material 100 Meter, Petani Ringinrejo Blitar Tancap Gas Selesaikan Irigasi Swakelola P3-TGAIREPORTASE NEWS, Blitar — Jarak dan rintangan medan tak menyurutkan semangat warga Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Meski harus melangsir material bangunan secara manual sejauh 100 meter dari akses jalan utama, pengerjaan fisik saluran irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (HIPPA) Ringin Asri kini telah menembus progres 140 meter.
Program bernilai kegiatan Rp195.000.000 dari APBN TA 2026 ini berada di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Satker Operasi dan Pemeliharaan. Berdasarkan Perjanjian Kerja Sama (Nomor PKS: HK0201/Bbws10.9.2/282/P3-TGAI/VI/2026), proyek ini ditargetkan rampung dalam masa kerja 60 hari kalender, terhitung sejak 22 Juni hingga 20 Agustus 2026.
Ketua HIPPA Ringin Asri, Agus Santoso, mengungkapkan bahwa proyek pasangan batu saluran irigasi di Daerah Irigasi (D.I.) SBR. Ringinrejo ini mengusung prinsip swakelola tanpa dipihakketigakan (non-kontraktual) guna memberdayakan tenaga kerja lokal.
“Lokasi kegiatan memang berjarak kurang lebih 100 meter dari akses jalan utama, sehingga seluruh batu, pasir, dan semen harus dilangsir bertahap. Namun berkat kekompakan warga, ketersediaan air yang melimpah, dan medan pengerjaan yang kooperatif, progres hari ini sudah menyentuh 140 meter. Kami optimis tuntas tepat waktu,” ungkap Agus Santoso.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kepala Desa Ringinrejo, Bintoro. Pihaknya mengapresiasi tingginya jiwa gotong royong para petani dan pengurus HIPPA dalam mengawal proyek infrastruktur pertanian tersebut.
Hadirnya jaringan irigasi permanen dan tertata rapi ini diproyeksikan bakal mengoptimalkan pembagian air ke lahan pertanian warga secara berkelanjutan, sekaligus mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan para petani di kawasan Kecamatan Wates.