TRENDING
MENU

Masuki masa Purnabakti, Pegawai Lapas Banyuwangi Ikuti Wisuda Purnabakti

2 menit membaca
Redaksi
Berita, Pemerintahan - 13 Agu 2024

BANYUWANGI, riyadlulquran.site/ – Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-79, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menggelar Upacara Wisuda bagi pegawai Kemenkumham yang telah memasuki usia purnabakti.

Wisudawan Purnabakti merupakan pegawai Kemenkumham yang memasuki masa pensiun dalam rentang waktu satu tahun terakhir sejak September 2023 hingga Agustus 2024.

Upacara Wisuda digelar secara terpusat di Graha Pengayoman Kemenkumham Jakarta, serta diikuti oleh jajaran seluruh Indonesia melalui sambungan virtual, Selasa (13/8).

BACA JUGA  Kades Pasongsongan Tegaskan Pentingnya Nilai Pancasila di Sekolah

Dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, wisuda dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Agus Wahono yang didampingi beberapa pejabat struktural dan staf kantor.

Wisudawan Purnabakti adalah Mujianto yang jabatan terakhirnya sebagai Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja.

Wisuda Purnabakti tersebut merupakan wujud apresiasi terhadap para wisudawan dan wisudawati yang selama ini telah mengabdikan dirinya kepada Kemenkumham. Hal itu disampaikan oleh Plh. Sekretaris Jenderal Kemenkumham Min Usihen.

BACA JUGA  Festival Seni Budaya Lokal dan Bazar UMKM Meriahkan Kirab Budaya Grebek Tumpeng Desa Sragi

Menurutnya, dengan berakhirnya tugas di Kemenkumham, artinya para wisudawan telah menjaga nama baik dengan bersungguh-sungguh dan berdedikasi dalam bertugas selama ini.

“Mewakili Menkumham serta seluruh insan Pengayoman, perkenankan saya menyampaikan salam hormat dan ucapan selamat kepada bapak/ibu atas segenap pengabdiannya selama ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banyuwangi berharap kepada wisudawan untuk terus menjalin silaturahmi dan komunikasi, baik dengan pegawai yang masih aktif ataupun pegawai yang telah memasuki masa purna.

“Kami tentu masih membutuhkan masukan maupun saran dari para senior untuk kemajuan organisasi,” harapnya.

“Semoga pegawai yang memasuki purnabakti selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan,” tutup Agus.***

BACA JUGA  Status Tersangka NH: Kepastian Hukum atau Hanya Formalitas?

Penulis

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan