
Sidoarjo — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Musholla Sabilun Najah, lingkungan RT 08 RW 01, Desa Tropodo, berlangsung khidmat sekaligus meriah. Kegiatan yang digelar setiap dua tahun sekali tersebut menjadi momentum warga untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi pada 12 Rabiul Awwal 1448 H itu dihadiri hampir seluruh warga dari berbagai lapisan masyarakat di lingkungan RW 01.
Kegiatan mengusung konsep Ngaji & Bersholawat, dengan rangkaian acara berupa pembacaan maulid, tausiyah, serta penampilan sholawat. Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya panitia menghadirkan peringatan Maulid yang tidak hanya bernuansa keagamaan, tetapi juga dekat dengan kehidupan sosial masyarakat.
Ketua panitia, Ustadz Badrus Sholiqin, mengatakan peringatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW.
“Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa ajaran Rasulullah adalah tentang cinta, toleransi, dan kepedulian sosial,” ujar Badrus.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW juga perlu diwujudkan melalui sikap saling menyayangi dan peduli terhadap sesama. Karena itu, kegiatan Maulid tidak hanya menjadi agenda spiritual, tetapi sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga RT 08 dan masyarakat RW 01.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris Desa Tropodo Fatkhul Fuad, Ketua RW 01 Habib Rohman, serta sejumlah tokoh masyarakat di lingkungan RT 08 RW 01.

Kehadiran jajaran pemerintahan desa dan tokoh masyarakat menambah semangat warga dalam mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Suasana semakin khidmat saat Mauidlotul Hasanah dan pembacaan sholawat disampaikan Muhammad Zainal Arifin yang dikenal sebagai Ustadz Gaul Surabaya. Tausiyah tersebut mengangkat pesan mengenai pentingnya meneladani sifat dan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua RW 01, Habib Rohman, turut memberikan apresiasi kepada jamaah Musholla Sabilun Najah dan warga RT 08 yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Semoga dengan peringatan Maulid Nabi ini, kita semua dapat meneladani akhlakul karimah Rasulullah dan memperkuat semangat kebersamaan antar sesama warga RW 01,” tutur Habib Rohman.
Ia menilai kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat secara bersama-sama menjadi bagian penting dalam menjaga kebersamaan warga.
“Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat RW 01,” lanjutnya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan pembacaan sholawat Nabi. Lantunan sholawat hadrah turut mengiringi penutupan acara sehingga suasana religius dan penuh haru semakin terasa.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Musholla Sabilun Najah yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk terus meneladani ajaran dan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. (rn-ha)