
Sidoarjo — Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jawa Timur menemukan sejumlah catatan dalam pemeriksaan sarana dan prasarana serta Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo.
Pemeriksaan tersebut dilakukan dalam inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu (2/9/2026), setelah SPPG Kalitengah menjadi perhatian menyusul kejadian dugaan keracunan yang berkaitan dengan makanan bergizi gratis (MBG).
Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo, mengatakan pemeriksaan dilakukan bersama Bupati Sidoarjo Subandi dan sejumlah pihak terkait. Dari pengecekan tersebut, BGN mencatat beberapa hal pada aspek sarana dan prasarana serta IPAL.
“Ya memang dari hasil sidak tadi, kami mengecek sarana dan prasarana, kemudian IPAL. Tapi memang ada catatan dari pengecekan tadi,” kata Teguh, seperti dikutip dari Suara Surabaya, Rabu (2/9/2026).
BGN sebelumnya telah menghentikan sementara operasional SPPG Kalitengah. Penghentian dilakukan sembari menunggu proses investigasi dan hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui hasil evaluasi terhadap SPPG tersebut.
Teguh mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium nantinya menjadi salah satu bahan bagi BGN Pusat dalam menentukan bentuk sanksi atau masa penghentian operasional SPPG Kalitengah.
“Setelah sidak ini, kami masih akan menunggu hasil laboratorium. Hasil itu nanti akan digunakan BGN Pusat untuk menentukan jenis suspend pada SPPG Kalitengah,” ujarnya.
Menurut Teguh, hasil evaluasi akan menentukan langkah berikutnya. Apabila pelanggaran yang ditemukan masuk kategori ringan, penghentian operasional dapat berlangsung selama sekitar dua minggu hingga satu bulan. Sementara apabila ditemukan pelanggaran berat, sanksinya dapat berupa penghentian operasional secara permanen.
“Kalau pelanggaran ringan, SPPG bisa disuspend sampai dua minggu tapi kalau hasilnya ada pelanggaran berat, bisa ditutup selamanya,” tegasnya.
SPPG Kalitengah diketahui melayani sekitar 2.800 porsi MBG setiap hari untuk siswa sekolah dan santri. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000 porsi disalurkan ke lingkungan Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo.
Dengan masih berlangsungnya pemeriksaan laboratorium, keputusan akhir mengenai status operasional SPPG Kalitengah belum ditetapkan. BGN masih menunggu hasil evaluasi untuk menentukan apakah penghentian operasional tersebut tetap bersifat sementara atau berlanjut menjadi penghentian permanen. (rn-ha)