TRENDING
MENU

Bupati Probolinggo Lepas Ribuan Peserta Argopuro Trail Run 2026, Krucil Diproyeksikan Jadi Destinasi Sport Tourism Nasional

3 menit membaca

KRUCIL – Ribuan pelari dari berbagai daerah mengikuti Argopuro Trail Run 2026 yang digelar di kawasan Bermi Eco Park, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Yonif TP 836/Brahma Yudha tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris.

 

Ajang lari lintas alam ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun pertama Yonif TP 836/Brahma Yudha. Pembukaan acara diawali dengan penampilan Tari Glipang khas Kecamatan Krucil dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

 

Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Habib Mahdi, Komandan Yonif TP 836/Brahma Yudha Letkol Inf. Faisal Riza, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi, Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Reno Handoyo, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

 

BACA JUGA  KPU Luncurkan Maskot Pilbup Probolinggo 2024

Dengan titik start dan finis di Bermi Eco Park, peserta menempuh lintasan yang menyuguhkan panorama alami lereng Gunung Argopuro. Jalur pegunungan yang menantang berpadu dengan udara sejuk, hamparan perbukitan hijau, serta suasana pedesaan yang masih asri, memberikan pengalaman berbeda bagi para pelari sekaligus menjadi media promosi potensi wisata alam Kecamatan Krucil.

 

Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, menegaskan bahwa Argopuro Trail Run tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga merupakan strategi untuk memperkuat sektor pariwisata berbasis olahraga atau sport tourism.

 

“Kegiatan seperti ini harus terus kita dorong. Harapan kami, ke depan bisa menjadi agenda rutin yang dilaksanakan di berbagai wilayah agar seluruh potensi daerah dapat dikenal lebih luas melalui konsep alam, budaya, dan olahraga,” ujar Haris.

 

Menurutnya, setiap cabang olahraga dapat dikolaborasikan dengan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Probolinggo sehingga mampu menciptakan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

BACA JUGA  Cegah Kasus DBD, Puskesmas Dringu Lakukan Fogging

 

“Olahraga tidak boleh hanya dipandang sebagai kompetisi. Event olahraga harus mampu menggerakkan UMKM, meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka peluang usaha, dan pada akhirnya memperkuat ekonomi masyarakat,” katanya.

 

Haris juga mengapresiasi kolaborasi antara Yonif TP 836/Brahma Yudha, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang dinilai berhasil menghadirkan event berskala besar di kawasan Krucil.

 

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan berbagai agenda lanjutan untuk memperkuat posisi Krucil sebagai destinasi wisata unggulan yang melengkapi daya tarik kawasan Bromo.

 

“Ke depan akan ada berbagai kegiatan olahraga maupun otomotif yang dipusatkan di Krucil. Kami ingin kawasan ini tumbuh sebagai destinasi wisata dengan karakter yang berbeda dan memiliki daya saing di tingkat nasional,” tegasnya.

 

Sementara itu, Komandan Yonif TP 836/Brahma Yudha Letkol Inf. Faisal Riza mengatakan penyelenggaraan Argopuro Trail Run merupakan bentuk sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mempromosikan olahraga sekaligus memperkenalkan kekayaan alam daerah.

BACA JUGA  DPRD dan Pemkab Sumenep Sepakati KUA-PPAS 2026 Senilai Rp2,02 Triliun

 

“Kami menggabungkan olahraga lari dengan panorama alam Argopuro agar peserta memperoleh pengalaman yang berkesan. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang mengenal Desa Bermi dan potensi wisata Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

 

Menurut Faisal, tingginya antusiasme peserta menjadi indikator bahwa olahraga lari berbasis alam memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai agenda tahunan.

 

Ia menambahkan, pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan guna memperkuat ekosistem sport tourism, termasuk rencana penyelenggaraan Trail Run Seven Lakes yang akan melintasi kawasan tujuh danau di Kecamatan Krucil.

 

“Kami berharap Trail Run Seven Lakes nantinya menjadi ikon baru wisata olahraga di Kabupaten Probolinggo sekaligus memperkenalkan kekayaan alam daerah kepada masyarakat yang lebih luas,” pungkasnya.

 

Pengembangan agenda olahraga berbasis alam tersebut diharapkan mampu memperluas promosi destinasi wisata Kabupaten Probolinggo, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperkuat sektor ekonomi kreatif dan UMKM, serta menjadikan Krucil sebagai salah satu pusat pengembangan sport tourism di Jawa Timur. (rn-ha)

Bagikan Disalin