TRENDING
MENU

Warga Sawojajar Jadi Korban Pembacokan OTK di Cemorokandang Malang

2 menit membaca
reportasenews

MALANG — Seorang warga asal Sawojajar, Kota Malang, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Pall Merah Raya, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi terluka dan tergeletak di tengah jalan. Warga bersama petugas yang berada di lokasi kemudian memberikan pertolongan kepada korban.

Berdasarkan informasi awal yang diterima, korban diduga mengalami luka akibat senjata tajam. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti motif di balik aksi tersebut maupun identitas pelaku.

BACA JUGA  Peran Strategis Jurnalis TV Madura dalam Menjaga Demokrasi Menjelang Pemilu 2024

Kejadian itu juga belum dapat dipastikan sebagai aksi pembegalan atau penjambretan. Pasalnya, berdasarkan informasi sementara, sepeda motor maupun barang berharga milik korban disebut tidak hilang.

“Kalau dibilang begal atau jambret mungkin motor atau barangnya diambil. Tapi ini cuma dibacok dan dibiarkan di tengah jalan,” demikian informasi yang beredar terkait kejadian tersebut.

Setelah mendapatkan pertolongan awal, korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani penanganan medis lebih lanjut.

BACA JUGA  Pembangunan Drainase Desa Godean, Upaya Dinas PUPR Nganjuk Cegah Banjir

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap, identitas pelaku, serta motif pembacokan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai identitas pelaku maupun perkembangan kondisi korban dari pihak berwenang.

BACA JUGA  Dampingi Petani: Pemanfaatan Pompanisasi Tingkatkan Produktivitas Lahan Pertanian di Desa Tumpeng

Catatan redaksi: Informasi dalam berita ini bersumber dari keterangan awal yang diterima. Detail mengenai kronologi kejadian, kondisi korban, serta motif pelaku masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

 

Wartawan: Mujianto Sakera

Bagikan Disalin