TRENDING
MENU

Kerapan Sapi, Warisan Budaya Madura di Tengah Arus Modernisasi

2 menit membaca
Redaksi
Berita, Kebudayaan - 16 Agu 2024

SUMENEP, riyadlulquran.site/ – Sebagai wujud komitmen untuk melestarikan tradisi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar kejuaraan kerapan sapi.

Ajang ini bertujuan menjaga dan merawat warisan budaya Madura di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, menegaskan bahwa kebudayaan dan tradisi merupakan warisan tak ternilai dari para leluhur.

Kerapan sapi, yang telah menjadi simbol identitas kultural masyarakat Madura, harus dijaga keberlangsungannya oleh seluruh elemen masyarakat.

“Tradisi ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memastikan keberlanjutannya di masa depan,” ujar Bupati Fauzi pada Rabu (14/8/2024).

Kejuaraan yang digelar ini diikuti oleh 48 pasang sapi dari berbagai kecamatan di wilayah daratan dan kepulauan Sumenep.

BACA JUGA  MotoGP 2024: Mampukah Jorge Martin Kunci Gelar dan Redam Ambisi Marc Marquez?

Sapi-sapi terpilih dalam ajang ini nantinya akan mewakili Sumenep dalam kompetisi Piala Presiden 2024.

Tidak hanya sebagai ajang lomba, kerapan sapi juga diharapkan menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan di kalangan masyarakat.

BACA JUGA  Satreskrim Polres Sumenep Bongkar Kasus Perjudian Bingo di Batang-Batang

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan, SPd, MT.

“Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memberikan pembinaan dan pengembangan terhadap pelestarian budaya kerapan sapi. Paguyuban sapi berperan penting dalam memperkenalkan kerapan sapi kepada generasi muda, agar mereka dapat memahami dan merasa bangga akan kekayaan budaya yang ada di Kabupaten Sumenep,” jelas Iksan.

Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah, kerapan sapi diharapkan tetap menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Madura, meskipun di tengah arus modernisasi.***

BACA JUGA  Menapaki Usia ke-21, DRT The Big Family Siap Hadirkan Manfaat Lebih untuk Masyarakat Sumenep

Penulis

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan