Ujian Pertama Kombes Ariek: Menjaga Kepercayaan Publik di Wajah Baru Polresta Sumenep.REPORTASE NEWS, Sumenep – Perubahan status dari Kepolisian Resor (Polres) menjadi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sumenep bukan sekadar urusan mengganti papan nama kantor. Kenaikan tipe ini membawa konsekuensi besar berupa tuntutan pelayanan yang lebih profesional, humanis, dan berkeadilan bagi masyarakat. Namun, di tengah euforia peningkatan status kelembagaan tersebut, Korps Bhayangkara di ujung timur Pulau Madura ini langsung dihadapkan pada ujian nyata, terutama dalam hal menjaga transparansi dan keterbukaan informasi publik.
Sorotan publik sempat menghangat ketika terjadi riak-riak miskomunikasi terkait pembatasan akses peliputan bagi para jurnalis saat momen pengukuhan Polresta beberapa waktu lalu. Insiden tersebut sempat memicu kegelisahan di kalangan kuli tinta dan aktivis yang merasa hak masyarakat untuk tahu sedikit terhambat. Kejadian ini seolah menjadi alarm pengingat bahwa semakin tinggi pangkat sebuah institusi, maka ruang dialog dan pengawasan dari publik justru harus dibuka selebar-lebarnya.
Merespons dinamika tersebut, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu langsung mengambil langkah taktis dengan membuka ruang rembuk bersama. Polresta Sumenep secara berlapang dada menerima rentetan evaluasi, masukan, hingga kritik pedas yang dilayangkan oleh aliansi jurnalis, advokat, hingga aktivis mahasiswa. Langkah duduk bersama ini menjadi sinyal positif bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk membenahi fungsi kehumasan demi mempercepat aliran informasi hukum yang akurat kepada masyarakat.
Dukungan untuk memperkuat stabilitas keamanan daerah (Harkamtibmas) juga datang dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Madura. Para jurnalis televisi menegaskan siap membangun kemitraan yang proporsional. Artinya, media akan tetap menjalankan fungsinya secara objektif sebagai kontrol sosial, sementara kepolisian fokus pada penegakan hukum. Kini, publik tinggal menunggu pembuktian konsistensi dari Polresta Sumenep untuk menunjukkan bahwa peningkatan status ini benar-benar diikuti oleh bertambahnya kualitas pelayanan dan keberanian untuk terus diawasi oleh masyarakat.