Wabup Sumenep Ingatkan Jamaah Haji Jaga Stamina dan Mental Selama di Tanah Suci

d4d18114 cad1 4b15 8122 028c08f67382
1.356 Jamaah Haji Sumenep Siap Berangkat, KH. Imam Hasyim: Kesehatan dan Mental Jadi Kunci Kelancaran Ibadah Haji.

SUMENEP – Menjelang keberangkatan jamaah calon haji tahun 2026, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kesehatan mental agar para jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Manasik Haji dan Pelepasan Simbolis Jamaah Haji Kabupaten Sumenep di Gedung KORPRI, Kamis (07/05/2026).

Menurut Wabup, ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik prima karena rangkaian kegiatannya sangat padat serta melibatkan mobilitas tinggi di tengah jutaan jamaah dari berbagai negara.

“Ibadah haji memiliki rangkaian kegiatan yang padat dan membutuhkan kondisi fisik kuat, sehingga jamaah harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, terutama dari segi kesehatan,” ujar KH. Imam Hasyim.

Ia mengingatkan agar para jamaah mulai menjaga kebugaran sejak masih berada di tanah air. Persiapan sejak dini dinilai menjadi kunci penting agar tubuh tetap fit saat menjalankan ibadah di Arab Saudi yang memiliki kondisi cuaca berbeda dengan Indonesia.

Wabup juga mengimbau jamaah untuk rutin mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak cairan, berolahraga ringan, serta menjaga pola istirahat agar daya tahan tubuh tetap stabil.

“Kami mengingatkan untuk menjaga daya tahan tubuh, karena perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi cukup signifikan. Jangan mengabaikan anjuran petugas kesehatan di Tanah Suci,” terangnya.

Selain kesiapan fisik, ia menekankan bahwa kesehatan mental dan kestabilan psikis juga menjadi faktor penting selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, kondisi mental yang baik akan membantu jamaah lebih sabar, fokus, dan ikhlas menghadapi berbagai situasi di lapangan.

“Jika merasa kelelahan atau kurang sehat, jangan dipaksakan. Segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan cepat dan tepat. Keselamatan dan kesehatan jamaah adalah yang utama,” tegasnya.

Wabup berharap seluruh jamaah haji asal Kabupaten Sumenep dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, serta saling membantu antarjamaah demi menciptakan suasana aman dan nyaman selama di Tanah Suci.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesehatan Masyarakat Setda Kabupaten Sumenep, Kamaluddin, menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji Kabupaten Sumenep tahun 2026 mencapai 1.356 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 651 jamaah laki-laki dan 705 jamaah perempuan, dengan rincian 1.348 jamaah haji reguler, 6 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 2 Pembimbing Ibadah Haji KBIHU dari Embarkasi Surabaya.

Adapun jamaah terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 68, 71, 72, 76, 77, 78, 79, dan 81.

Sesuai jadwal, seluruh jamaah calon haji Kabupaten Sumenep akan diberangkatkan dari GOR A. Yani Pangligur pada Senin (11/05/2026) mulai pukul 03.00 WIB dini hari menggunakan armada bus menuju Embarkasi Surabaya.

Tinggalkan Balasan

×