SURABAYA — Kerukunan Keluarga Kalimantan (KKK) melaksanakan audiensi resmi dengan Rektor Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., di Kantor Rektorat Kampus C, Surabaya. Pertemuan ini menjadi momen strategis untuk memperkuat kerja sama antara komunitas Kalimantan dan dunia akademik (21/01/26).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua KKK, Dr. Asmirin Noor, S.E., M.M., menekankan urgensi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kalimantan sekaligus pelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Ia mengingatkan bahwa ketergantungan pada sumber daya alam tidak akan cukup jika kualitas SDM tidak siap menghadapi tantangan global.
“Sinergi dengan perguruan tinggi ternama seperti UNAIR akan membuka peluang bagi generasi Kalimantan untuk unggul di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan kompetensi,” ujar Dr. Asmirin Noor.
Menanggapi hal tersebut, Rektor UNAIR, Prof. Muhammad Madyan, menyampaikan kesiapannya untuk mendukung program-program penguatan SDM dan lingkungan. Sebagai putra daerah Kalimantan, Prof. Madyan menegaskan peran strategis universitas dalam memberikan pendampingan akademik, riset terapan, dan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan yang dapat diterapkan di Kalimantan.
Audiensi ini juga membahas upaya perguruan tinggi dalam merumuskan solusi terhadap berbagai isu strategis di Kalimantan, termasuk pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Kedua pihak sepakat menjadikan kerja sama ini sebagai langkah awal sinergi jangka panjang yang bertujuan memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah dan peningkatan kualitas manusia sebagai aset utama.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada audiensi, tetapi menjadi program konkret yang bermanfaat bagi generasi Kalimantan,” pungkas Prof. Madyan.
Audiensi KKK–UNAIR menegaskan komitmen bersama untuk membangun masa depan Kalimantan yang berkelanjutan, seimbang antara pembangunan manusia dan alam, serta mempersiapkan SDM unggul untuk menghadapi tantangan global.






