TRENDING
MENU

KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Sumenep, Tim SAR dan Kapal Sekitar Pacu Evakuasi

2 menit membaca
Budi Wahono

REPORTASE NEWS, Sumenep — Musibah pelayaran melanda— Musibah pelayaran melanda Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Santosa 2 rute Surabaya–Makassar.

Kapal yang mengangkut sekitar 250 penumpang tersebut dilaporkan mengalami kebakaran hebat di perairan utara Sumenep, Madura. Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Santosa 2 rute Surabaya–Makassar.

Kapal yang mengangkut sekitar 250 penumpang tersebut dilaporkan mengalami kebakaran hebat di perairan utara Sumenep, Madura.

Berdasarkan informasi awal, nahkoda kapal melaporkan terjadinya kebakaran sekitar pukul 06.00–07.00 WIB sebelum akhirnya kontak komunikasi terputus. Laporan darurat tersebut secara resmi diterima oleh Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB.

Posisi terakhir kapal terpantau berada di titik koordinat sekitar 19 mil laut di sebelah utara Pulau Burung, Sapudi. Kondisi fisik kapal dilaporkan hampir terbakar habis. Sebelum menyelamatkan diri, ratusan penumpang sempat bertahan di area anjungan dan haluan kapal. Sekitar pukul 10.20 WIB, sebagian penumpang terpaksa melompat ke laut demi menghindari kobaran api.

BACA JUGA  Kenaikan Status Jadi Polresta Sumenep, IJTI Madura Tantang Kombes Ariek Buktikan Hal Ini!

Aksi penyelamatan darurat segera melibatkan sejumlah kapal di sekitar lokasi:
TB Hasnur 26: Mulai mendekati lokasi kejadian pukul 09.59 WIB dan langsung menyelematkan para korban.

British Mentor: Turut membantu mengevakuasi para penumpang yang melompat ke laut.

BACA JUGA  Polres Sumenep Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Semester I Tahun 2025

KN SAR 249 Permadi & RIB 01: Langsung dikerahkan oleh SAR Surabaya dan Pos SAR Sumenep ke titik lokasi kejadian.

Kapal Meratus Project 3: Berada di sekitar lokasi kejadian namun tidak dapat merapat langsung dikarenakan mengangkut muatan bahan yang mudah terbakar.

BACA JUGA  Kapolres Sumenep Terima Penghargaan dari Menteri Kebudayaan RI sebagai Kapolres Pertama Penyelenggara Pameran Pusaka

Hingga rilis ini diturunkan, proses evakuasi besar-besaran masih terus berlangsung di lapangan. Pihak berwenang belum mengeluarkan laporan resmi mengenai jumlah pasti korban selamat, luka-luka, ataupun penyebab utama terjadinya kebakaran tersebut.

Bagikan Disalin