TRENDING
MENU

Bentengi Generasi Muda, Disdik dan BNNK Sumenep Sepakat Integrasikan Edukasi Anti-Narkoba di Sekolah

2 menit membaca
Redaksi
Headline, Pendidikan, Sumenep - 24 Jun 2026

REPORTASE NEWS, Sumenep – Langkah strategis diambil oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga ekosistem pendidikan dari ancaman bahaya narkotika. Bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, telah disepakati sekaligus dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep pada Selasa (23/06/2026).

Kolaborasi kelembagaan ini berfokus pada fasilitasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di seluruh lingkungan satuan pendidikan di Kabupaten Sumenep. Prosesi penandatanganan dokumen kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mohamad Iksan, S.Pd., M.T., bersama Kepala BNNK Sumenep, Bambang Sutrisno, S.E., M.M.

Ruang lingkup kerja sama ini dirancang secara komprehensif, mencakup penyebarluasan informasi, edukasi, serta advokasi mengenai P4GN. Sasarannya meliputi para murid, tenaga pendidik, hingga tenaga kependidikan di satuan pendidikan jenjang PAUD, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Pendidikan Nonformal, baik yang diselenggarakan secara luring maupun daring. Selain itu, penguatan literasi P4GN juga akan diintensifkan di lingkungan internal Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

Guna memastikan program berjalan masif dan berkelanjutan, kerja sama ini juga mendorong peningkatan peran serta aktif dari warga sekolah. Langkah nyata yang akan diambil antara lain dengan membentuk Penggiat P4GN, relawan anti-narkoba, hingga Satuan Tugas (Satgas) Anti-Narkoba di lingkungan sekolah.

Tak hanya fokus pada aspek preventif, dokumen kesepakatan tersebut juga memuat poin penting mengenai deteksi dini terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta prekursor narkotika di bawah kewenangan Dinas Pendidikan. Di sektor pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), kolaborasi ini akan menyasar peningkatan keterampilan jajaran Guru Bimbingan Konseling (BK) melalui pelatihan skrining intervensi, serta pengembangan materi bahaya narkoba yang diintegrasikan langsung ke dalam mata pelajaran yang relevan di kelas.

Melalui sinergi kuat ini, Dinas Pendidikan bersama BNNK Sumenep optimistis dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan aman dari narkoba, sekaligus mencetak generasi emas Sumenep yang berkarakter, cerdas, dan berdaya saing tanpa kontaminasi barang haram.

Bagikan Disalin