TRENDING
MENU

RW 03 Desa Tropodo Gelar Diklat Pengenalan dan Pemanfaatan AI untuk Administrasi RT/RW

3 menit membaca
Redaksi

Sidoarjo — Lingkungan RW 03 Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) “Pengenalan dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Lingkungan RT/RW dan Kehidupan Sehari-hari”, Sabtu (12/9/2026).

 

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai RW 03 Desa Tropodo mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan diikuti sebanyak 30 peserta. Diklat diselenggarakan oleh Lingkungan RW 03 Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, sebagai kegiatan pengenalan sekaligus pembelajaran pemanfaatan teknologi AI bagi masyarakat.

Ketua RW 03 Desa Tropodo, Bapak Iwan Sabatini, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi AI perlu dikenalkan kepada masyarakat, termasuk dalam konteks kegiatan administrasi dan pelayanan di lingkungan RT/RW.

“Kami ingin warga tidak hanya mendengar tentang AI, tetapi juga memahami dan bisa memanfaatkannya untuk membantu kegiatan di lingkungan RT/RW. Harapannya, teknologi ini dapat digunakan secara positif untuk mempermudah pekerjaan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Iwan Sabatini.

Dalam kegiatan tersebut, Bapak Handono bertindak sebagai pemateri. Materi disampaikan dengan mengarahkan peserta untuk memahami AI secara praktis dan menghubungkannya dengan kebutuhan administrasi serta aktivitas sehari-hari di lingkungan masyarakat.

BACA JUGA  Prabowo Kerahkan Waterbombing dan Pasukan Freefall Tangani Karhutla Riau

Materi diawali dengan pengenalan Artificial Intelligence (AI), dilanjutkan dengan teknik membuat prompt yang efektif agar peserta dapat memberikan instruksi yang lebih jelas kepada AI.

Selain itu, materi mencakup rekapitulasi iuran warga menggunakan AI, pendataan warga dan administrasi digital, serta pembuatan notulen rapat secara otomatis. Pemanfaatan AI juga diperluas pada kebutuhan komunikasi dan publikasi melalui pembuatan poster kegiatan sosialisasi RT/RW dengan bantuan AI.

BACA JUGA  Kapal Cepat Express Bahari Tiba di Sumenep, Siap Perkuat Transportasi Laut

Dalam aspek pelayanan masyarakat, peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan AI untuk membantu pelayanan masyarakat, dengan tetap menempatkan pengguna sebagai pihak yang melakukan pemeriksaan dan menentukan hasil akhir.

Pemateri Diklat, Bapak Handono, menekankan bahwa AI dapat menjadi alat bantu yang praktis apabila digunakan dengan pemahaman dan instruksi yang tepat.

“AI sebaiknya kita lihat sebagai alat bantu. Ketua RT, Ketua RW, pengurus, maupun warga tidak harus menjadi ahli teknologi untuk mulai menggunakannya. Dengan memahami cara membuat prompt yang efektif, banyak pekerjaan administratif dan kebutuhan komunikasi dapat dibantu AI dengan lebih cepat,” kata Handono.

Sebagai bagian dari pembelajaran, peserta juga mengikuti praktik langsung menggunakan ChatGPT dan Gemini. Praktik tersebut diarahkan agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi dapat mencoba secara langsung penerapan AI untuk kebutuhan yang berkaitan dengan aktivitas RT/RW dan kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA  Karnaval HUT ke-81 RI di RW 01 Tropodo Meriah, RT 10 Raih Juara Pertama

Kegiatan Diklat ini menjadi salah satu bentuk pengenalan literasi AI di tingkat lingkungan masyarakat. Melalui pemanfaatan yang tepat, teknologi AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam administrasi, penyusunan dokumen, komunikasi, publikasi kegiatan, hingga mendukung pelayanan kepada warga.

Di sisi lain, penggunaan AI dalam administrasi masyarakat tetap memerlukan kehati-hatian, khususnya dalam pengelolaan data dan informasi warga. AI dapat membantu proses pekerjaan, tetapi pemeriksaan, validasi, serta keputusan akhir tetap menjadi tanggung jawab manusia.

Dengan diikuti 30 peserta, kegiatan di Balai RW 03 Desa Tropodo tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman praktis mengenai perkembangan AI sekaligus membuka wawasan masyarakat terhadap berbagai kemungkinan pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari dan pengelolaan lingkungan RT/RW.

Wartawan (rn-ha)

Bagikan Disalin