MENU

RSUD Waluyo Jati Isi HUT ke-81 Kemerdekaan dengan Khotmil Qur’an dan Jum’at Berkah

2 menit membaca
Handono

KRAKSAAN — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo mengisi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan kegiatan keagamaan dan sosial. Kegiatan berupa Khotmil Qur’an dan Jum’at Berkah digelar di Musholla Ar-Rohmah, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda peringatan kemerdekaan di lingkungan RSUD Waluyo Jati. Selain sebagai ungkapan syukur, kegiatan diarahkan untuk memperkuat kebersamaan serta semangat pengabdian seluruh unsur rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Khotmil Qur’an yang dilaksanakan Waris dan Ta’mir Musholla Ar-Rohmah. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an berlangsung dalam suasana khidmat di tengah aktivitas pelayanan rumah sakit.

BACA JUGA  Semangat Kebersamaan: Babinsa Kedungrejo Ambil Bagian dalam Karya Bakti Pembangunan Musala 

Nuansa religius kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini bertepatan dengan bulan Rabiul Awal dalam kalender Hijriah yang berkaitan dengan momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo, Sugianto, mengatakan peringatan kemerdekaan dapat menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian.

“Semangat kemerdekaan juga perlu diwujudkan melalui pengabdian yang tulus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Sugianto.

Sementara itu, Ketua Ta’mir Musholla Ar-Rohmah, dr. Syahrudi, mengajak keluarga besar RSUD Waluyo Jati menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat kebersamaan, keimanan, dan kepedulian sosial.

“Momentum ini bisa dimanfaatkan untuk memperbanyak shalawat sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW. Nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan, termasuk ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Syahrudi, pelayanan kesehatan tidak hanya membutuhkan kompetensi profesional, tetapi juga sikap peduli dan ketulusan dalam menghadapi pasien maupun keluarga pasien.

“Melalui kegiatan keagamaan ini, keluarga besar RSUD Waluyo Jati diharapkan semakin memiliki semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas. Rasa syukur atas kemerdekaan juga diharapkan dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Kegiatan Khotmil Qur’an dan Jum’at Berkah tersebut memperlihatkan upaya RSUD Waluyo Jati memaknai peringatan kemerdekaan melalui perpaduan nilai kebangsaan, keagamaan, dan kepedulian sosial.

BACA JUGA  Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Polres Sumenep Gelar Latihan Pra Operasi Lilin Semeru 2024

Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan serta pengabdian tenaga kesehatan dan seluruh keluarga besar RSUD Waluyo Jati kepada masyarakat.

(rn-ha)

Bagikan Disalin