Panik Dikejar Massa Usai Diteriaki Maling, Pemuda Asal Gadding Sumenep Tewas KecelakaanREPORTASE NEWS, Sumenep — Sebuah insiden tragis menimpa Moh. Rohim, warga Desa Gadding, Kecamatan Manding. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Raya Batang-Batang–Batuputih, Kabupaten Sumenep, pada Jumat (31/7/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Tragedi ini diduga kuat dipicu oleh kepanikan korban akibat diteriaki “maling” dan dikejar oleh kerumunan warga.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban diinterogasi oleh oknum perangkat Desa Badur terkait persoalan asmara dengan seorang wanita asal desa setempat. Karena merasa tertekan dan takut, korban melarikan diri menggunakan sepeda motornya. Aksi tersebut memicu teriakan “maling” yang mendadak memprovokasi massa untuk melakukan pengejaran.
Saksi di lokasi kejadian, HS, menyebut korban memacu kendaraannya dalam kecepatan sangat tinggi karena panik dikejar warga. Setibanya di tikungan Dusun Manteki, Desa Juruan Daya, korban diduga kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak tembok pembatas jembatan.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep akibat luka berat di bagian kepala, lengan, dan paha, namun nyawanya tidak tertolong.
Kepala Desa Gadding, Busairi, membenarkan bahwa korban merupakan warganya dan menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Di sisi lain, pihak keluarga korban menilai ada kejanggalan pada fisik korban dan menduga kematian tersebut tidak murni akibat kecelakaan tunggal biasa.
“Setelah mencermati kondisi fisik korban dan beberapa bukti di lapangan, pihak keluarga menemukan indikasi kuat yang mengarah pada dugaan adanya keterlibatan pihak lain,” ungkap perwakilan keluarga.
Hingga kini, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan hukum atas dugaan aksi main hakim sendiri dan kronologi pasti penyebab tewasnya korban.