Taktik Baru Polres Sumenep Jaga Stabilitas Desa: Ubah Personel Bhabinkamtibmas Jadi Agen Ketahanan Pangan.REPORTASE NEWS, Sumenep – Paradigma tugas kepolisian kini telah bergeser jauh dari sekadar urusan penegakan hukum di jalan raya. Di Kabupaten Sumenep, tepatnya di Desa Aeng Dake, Kecamatan Bluto, seorang personel Bhabinkamtibmas tertangkap kamera sedang berada di area kandang bebek milik warga setempat untuk melakukan sebuah misi strategis nasional.
Aksi tak biasa ini dilakukan oleh Aipda Mahdum, personel Polsek Bluto Polres Sumenep. Langkah “turun ke lumpur” ini merupakan implementasi taktis dari instruksi berjenjang yang digariskan oleh Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H., serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim Kombes Pol Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku nakhoda Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim.
Di bawah komando Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., korps bhayangkara kini memandang bahwa ketahanan pangan adalah bagian integral dari stabilitas keamanan negara (security system). Jika pasokan pangan di tingkat desa terganggu, potensi kerawanan sosial di masyarakat dipastikan akan meningkat.
Saat menyambangi peternakan bebek milik Slamet, Aipda Mahdum tidak hanya sekadar memantau fisik hewan ternak. Ia membedah tantangan rantai pasok pakan, berdialog mengenai hambatan produktivitas telur, hingga menyuntikkan motivasi bisnis agar peternakan skala mikro tersebut mampu naik kelas demi menopang swasembada pangan nasional.
Bupati Sumenep dan jajaran kepolisian menilai, kekuatan utama ekonomi Madura berada di sektor agraris dan peternakan rakyat. Kehadiran polisi di tengah kandang berfungsi ganda: sebagai pelindung keamanan usaha warga dari tindak kriminalitas, sekaligus sebagai konsultan motivasi untuk menjaga api semangat kemandirian pangan tetap menyala.
“Melalui pendampingan aktif oleh Bhabinkamtibmas, kita ingin memastikan para peternak lokal tidak merasa berjuang sendirian. Ketika usaha peternakan bebek ini produktif, kesejahteraan keluarga meningkat, dan secara otomatis ketahanan pangan nasional di level paling bawah menjadi kokoh,” tegas Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto.
Melalui pendekatan humanis berbasis Program Astacita ini, Polri membuktikan bahwa seragam cokelat kini hadir sebagai mitra strategis yang ikut bertanggung jawab mencetak Indonesia yang mandiri, berdaya saing, dan berdaulat secara pangan dari level pedesaan.