TRENDING
MENU

Jari Bocah Terjepit Grendel, Relawan Gandusari Raya dan Polisi Turun Tangan

2 menit membaca
Asrofi
Blitar - 12 Mei 2026

BLITAR – Ketegangan menyelimuti Dusun Baos, Desa Butun, Kecamatan Gandusari, pada Selasa malam (12/5). Seorang bocah perempuan bernama April harus menahan sakit selama berjam-jam setelah jari tengahnya terjepit di lubang grendel jendela. Beruntung, kolaborasi cepat antara Polsek Gandusari dan relawan Emergency Gandusari Raya berhasil menyelamatkan jari korban dari risiko cedera permanen.

Peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WIB saat korban bermain sendirian. Ibu korban, Intana, yang tengah mengasuh adiknya di rumah tetangga, mendapati jari April sudah masuk ke dalam ruas logam dan mulai membengkak. 

Karena upaya mandiri menggunakan pelumas gagal, keluarga segera menghubungi panggilan darurat.

EVAKUASI PRESISI: (Kiri) Personel Polsek Gandusari bersama relawan Emergency Gandusari Raya saat memotong logam grendel jendela yang menjepit jari seorang anak di Desa Butun, Selasa malam. (Kanan) Poster layanan Call Center Emergency Gandusari Raya yang menyiagakan bantuan darurat 24 jam bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Gandusari dan sekitarnya.

Evakuasi Dramatis

Merespons laporan tersebut, Aiptu Andreas dari Polsek Gandusari bersama Samsul Arifin, seorang relawan dari unit Emergency Gandusari Raya yang juga seorang carik desa Gandusari, langsung terjun ke lokasi.

Mengingat material grendel yang keras dan posisi jari yang sudah membiru, petugas menggunakan alat pemotong khusus dengan presisi tinggi.

“Saya sangat panik, apalagi suami sedang bekerja di luar kota,” ujar Intana sambil terisak selama proses evakuasi. Setelah drama selama dua jam, pada pukul 19.17 WIB, logam tersebut akhirnya berhasil dipotong. Jari April dinyatakan selamat meski mengalami memar ringan.

Siaga 24 Jam untuk Masyarakat

BACA JUGA  Penyaluran BLT Dana Desa Gaprang Tahun 2025 Berjalan Sukses dan Transparan

Keberhasilan evakuasi ini merupakan bukti nyata sinergi antara aparat dan komunitas relawan di wilayah Gandusari. Berdasarkan informasi dari unit Emergency Gandusari Raya, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan kejadian darurat, baik kecelakaan, bencana alam, maupun bantuan medis darurat.

BACA JUGA  Program PTSL Tahap V di Wonodadi: Ratusan Warga Resmi Miliki Sertifikat Tanah

Layanan ini beroperasi 24 jam nonstop dengan dukungan dari berbagai instansi seperti BPBD, Basarnas, Damkar, hingga TNI-Polri.

Info Layanan Darurat Gandusari:
Bagi warga Kecamatan Gandusari yang memerlukan bantuan darurat (Kebakaran, Bencana, Kecelakaan, atau Ambulans), dapat menghubungi Call Center berikut:
 Admin 1 (Mas Semohong): 0857-0234-5954
 Admin 2 (Pak Syamsul): 0852-3423-2074
 Admin 3 (Kang Slamet): 0857-3502-0007

BACA JUGA  DPRD Kabupaten Blitar Gelar Paripurna Bahas Perubahan APBD 2025

Penulis

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan