TRENDING
MENU

Langkah Nyata KONI Kota Blitar: Menagih Kepastian Dana Hibah dan Serah Terima Kantor ke Pemkot

2 menit membaca
Asrofi
Blitar, Pemerintahan - 08 Sep 2026

REPORTASE, Blitar — Dinamika tata kelola olahraga di Kota Blitar memanas. Persoalan tertahannya pencairan dana hibah dan belum jelasnya status gedung kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar secara resmi dibawa ke ranah publik oleh jajaran pengurus dan perwakilan cabang olahraga (cabor), Senin (7/9/2026).

Aksi penyampaian aspirasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Blitar.

Aksi ini menyoroti dua persoalan krusial yang dinilai menghambat pembinaan dan aktivitas olahraga di Kota Blitar:

  • Pencairan Dana Hibah: Kepastian anggaran menjadi urat nadi operasional cabor, program pelatihan mendesak, hingga pemenuhan kebutuhan para atlet.
  • Serah Terima Kantor KONI: Kepastian status dan penggunaan fasilitas fisik gedung operasional KONI hingga kini belum menemui kejelasan administratif.

“Kepastian anggaran dan fasilitas bukan sekadar urusan administrasi, melainkan penentu masa depan pembinaan atlet dan keberlanjutan program cabang olahraga di Kota Blitar.”

Kehadiran Elim Tyu Samba membawa warna tersendiri dalam aksi tersebut. Ia berdiri mengusung aspirasi insan olahraga dalam kapasitasnya sebagai Plt Ketua KONI, meski di saat yang sama menjabat sebagai Wakil Wali Kota Blitar.

Di saat bersamaan, Wali Kota Blitar tengah menghadiri agenda peninjauan proyek pembangunan Pemkot di lokasi lain. Perbedaan agenda di tingkat pimpinan daerah ini memantik perhatian masyarakat terkait pola komunikasi dan kepastian penyelesaian masalah hibah olahraga tersebut.

BACA JUGA  Kucurkan Rp 89 Miliar, Dinas PUPR Kebut Infrastruktur Jalan Termasuk Ruas Butun-Jetis

Penundaan kepastian hibah dan fasilitas kantor berisiko mengganggu iklim pembinaan atlet lokal. Oleh karena itu, langkah mendesak yang ditunggu publik dan insan olahraga meliputi:

  • Transparansi Tahapan: Kejelasan skema dan jadwal pasti pencairan hibah dari Pemkot Blitar.
  • Klarifikasi Kendala: Penjelasan resmi mengenai hambatan administratif serah terima gedung kantor KONI.
  • Dialog Langsung: Ruang komunikasi dua arah antara pimpinan daerah, pengurus KONI, dan perwakilan cabor demi keberlangsungan prestasi olahraga daerah.
BACA JUGA  Sabtu Malam Blitar Mencekam: Aksi Brutal Massa dan 143 Pelaku Diamankan, Banyak yang Mabuk dan Positif Narkoba
Bagikan Disalin