TRENDING
MENU

UNUSA Perkuat Edukasi Hidup Sehat Sejak Dini melalui Pendampingan Lingkungan

2 menit membaca

SURABAYA — Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) mendorong peningkatan kesadaran hidup sehat sejak usia dini melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Upaya Pendampingan Lingkungan yang Sehat dan Berpengetahuan” pada 1–2 September 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di dua lokasi, yakni TK Ma’arif NU Baitussalam Warugunung dan PPT Kuncup Melati, Jalan Kampung Malang, Surabaya. Program dirancang sebagai kampanye edukasi kesehatan di lingkungan pendidikan dengan memberikan pemahaman praktis mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.

Kegiatan dipimpin dr. Dewi Widiana Rahayu, M.Pd. selaku Ketua Tim. Rangkaian kegiatan dikemas secara edukatif dan interaktif agar materi kesehatan dapat diterima peserta dengan lebih mudah.

Pakar Imunologi Berikan Edukasi Kesehatan

UNUSA menghadirkan Ayuningtyas Wahyu Nurani, S.S.T., M.Imun., pakar imunologi dari UNUSA sebagai narasumber utama. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman dasar imunologi, hygiene dan sanitasi, serta pola hidup bersih dan sehat.

BACA JUGA  Khofifah Apresiasi Kinerja MUI Jawa Timur Periode 2020–2025

Edukasi tersebut diarahkan untuk membangun pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Anak-anak juga diperkenalkan pada kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan upaya menjaga kesehatan.

Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan komunikatif dan interaktif. Peserta diberi kesempatan untuk berinteraksi sehingga proses edukasi berlangsung dalam suasana yang menyenangkan.

BACA JUGA  Kedapatan Bawa Sabu dan Inex, Warga Desa Kolor Diamankan Polres Sumenep

Mahasiswa PGSD UNUSA Terlibat dalam Pendampingan

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNUSA turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berperan sebagai pendamping yang berinteraksi langsung dengan anak-anak selama kegiatan berlangsung.

Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari proses pengabdian sekaligus memberikan pengalaman bagi calon guru dalam menerapkan kemampuan edukasi dan komunikasi secara langsung di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara dosen, pakar kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga membangun kesadaran mengenai kesehatan secara bersama-sama.

Dorong Lingkungan Sehat Berbasis Pengetahuan

Tim PkM UNUSA berharap edukasi yang diberikan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan sekolah dan masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kebiasaan sehari-hari sehingga mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan aman.

BACA JUGA  Kasus Dugaan Pengusiran dan Pembongkaran Rumah Lansia di Surabaya Naik ke Tahap Penyidikan

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat.

“Lingkungan yang sehat berawal dari pengetahuan yang benar, kebiasaan yang baik, dan kepedulian yang dilakukan bersama,” menjadi semangat yang mewarnai pelaksanaan kampanye pendidikan dan kesehatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, UNUSA mendorong terbentuknya kesadaran hidup sehat sejak dini dengan menempatkan pengetahuan, kebiasaan baik, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

(rn-ha)

Bagikan Disalin