Disbudporapar Sumenep Jadikan Madura Culture Fest 4 Sarana Dialog Warga dan Promosi Daerah.REPORTASE, Sumenep – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep terus menggenjot efektivitas Madura Culture Fest 4. Agenda yang digelar di Stadion GOR A. Yani ini dirancang bukan sekadar panggung seni, melainkan wadah interaksi langsung antara pemerintah dan warga.
Perhelatan tahunan yang berlangsung dari 26 Agustus hingga 4 September 2026 ini difungsikan untuk memperlihatkan keunggulan daerah secara utuh. Fokus utamanya mencakup sektor kebudayaan, objek wisata unggulan, pembinaan olahraga, hingga ajang unjuk karya generasi muda.
Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruq Hanafi, menegaskan bahwa komunikasi dua arah di ruang publik menjadi cara paling efektif untuk menyampaikan arah pembangunan daerah.
“Ini merupakan momentum tepat untuk memperlihatkan keunggulan Sumenep secara utuh. Sektor kebudayaan, pariwisata, kepemudaan, hingga olahraga memiliki daya tarik luar biasa yang harus terus kita dorong dan perkenalkan luas,” ujar Faruq Hanafi.
Faruq menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Sinergi antara sektor pariwisata, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta industri kreatif dipandang sebagai pilar utama kemajuan Sumenep.
Generasi muda mendapat porsi perhatian khusus dalam perhelatan ini. Disbudporapar Sumenep berkomitmen memfasilitasi setiap gagasan kreatif anak muda agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan.
Melalui kemeriahan Madura Culture Fest 4, Pemkab Sumenep berharap dapat meningkatkan kesadaran kolektif warga dalam menjaga kelestarian tradisi. Keberlanjutan festival ini diyakini mampu memperkuat identitas kebudayaan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat.