TRENDING
MENU

Ditonton Ribuan Orang via TikTok, Air Mata Ibu Maryani Tumpah Saat Sosok Ini Bongkar Rumahnya

2 menit membaca
Redaksi
Headline, Pamekasan, Sosial - 05 Jul 2026

REPORTASE NEWS, Pamekasan – Sebuah lanskap baru dalam dunia filantropi modern di Jawa Timur tengah dipertontonkan oleh Bani Insan Peduli (BIP) Foundation. Tidak lagi menggunakan pola konvensional yang senyap, lembaga sosial yang dinakhodai oleh H. Ali Zainal Abidin (Bang Ali) ini sukses mengombinasikan transparansi digital dengan aksi kemanusiaan masif bernilai miliaran rupiah, yang puncaknya disiarkan langsung secara nasional pada Sabtu (04/07/2026).

Melalui platform TikTok Live di akun BIP Official, ribuan netizen dari berbagai penjuru tanah air menjadi saksi digital dirombaknya sebuah hunian kumuh milik Maryani, warga Dusun Rongkarong, Kelurahan Gladak Anyar, Kabupaten Pamekasan, Madura. Rumah yang dulunya tidak layak huni tersebut disulap total menjadi bangunan sehat dan estetis, lengkap dengan suntikan dana tunai Rp10 juta untuk akomodasi anak disabilitas di dalam keluarga tersebut.

Namun, bedah rumah di Gladak Anyar ini hanyalah pucuk gunung es dari “gurita” dana kemanusiaan yang digelontorkan oleh BIP Foundation. Rekam jejak finansial sosial mereka mencatatkan angka yang fantastis untuk ukuran lembaga non-pemerintah.

Sebelumnya, yayasan ini diketahui telah mengalirkan dana taktis senilai Rp2 miliar ke dalam Lapas Kelas IIA Pamekasan untuk pengadaan ribuan mushaf Al-Qur’an, 700 kasur kelaikan hunian narapidana, hingga klaster pemberdayaan ekonomi melalui BIP Farm. Ekspansi gerakan mereka bahkan menembus Kabupaten Lamongan lewat proyek BIP Tour Jatim yang menelan anggaran di atas Rp1 miliar untuk konstruksi masjid, armada ambulans gratis, hingga pemulihan ekonomi eks-ODGJ.

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, S.H., M.Si., yang hadir langsung memberikan perabot pelengkap, mengakui bahwa model penetrasi sosial yang agresif dan transparan seperti ini sangat membantu tugas negara. Sinergi ini mempercepat target Pemkab Pamekasan yang tengah berburu pemenuhan 500 rumah layak huni bagi masyarakat prasejahtera.

“Ini bukan sekadar aksi bagi-bagi logistik menjelang Muharram. Ini adalah model kolaborasi strategis penanggulangan kemiskinan ekstrem yang memadukan kecepatan eksekusi swasta dan validasi data pemerintah,” ujar Bupati Kholilurrahman.

Menjelang tahun ajaran baru, BIP Foundation juga langsung mengunci sektor pendidikan dengan membagikan ribuan paket seragam gratis untuk anak yatim dan dhuafa di Madura, di samping menggelar khitanan massal gratis bagi 1.000 anak.

Bang Ali menegaskan, keterbukaan informasi di media sosial mengenai anggaran miliaran yang mereka sebar bertujuan untuk memicu efek bola salju (domino effect) agar para pemilik modal lain di Indonesia tergerak melakukan kompetisi kebaikan (fastabiqul khairat) secara nyata dan akuntabel di lapangan.

Bagikan Disalin