Kediri  

Launching SPPG di Pesantren Lirboyo, Sinergi NU dan Polri Perkuat Program Gizi

80660dd5 e945 45ae b1b5 862de2877a25
Dari Lirboyo untuk Indonesia: SPPG NU Resmi Diluncurkan, Kapolres Kediri Kota Hadir

KEDIRI KOTA – Upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya terlihat dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap program strategis nasional di bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat pesantren.

Peresmian SPPG ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang menyasar kelompok rentan, termasuk santri dan masyarakat sekitar. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat peran pesantren sebagai pusat pemberdayaan sosial dan ekonomi.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara tersebut, di antaranya Pengasuh Ponpes Lirboyo KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, serta Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya. Turut hadir pula unsur Forkopimda dan ratusan santri yang memeriahkan kegiatan.

Dalam sambutannya, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi bangsa yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga sehat secara fisik.

Sementara itu, pihak PBNU menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah melalui pembangunan ribuan dapur gizi yang tersebar di berbagai daerah. Inisiatif ini juga dikaitkan dengan penguatan literasi keuangan syariah di lingkungan pesantren.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, menyampaikan bahwa program SPPG merupakan bagian dari langkah besar pemerintah dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia melalui intervensi langsung di sektor kesehatan masyarakat.

“Program ini menyasar langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait pemenuhan gizi yang berkualitas,” ujarnya.

Acara ditutup dengan prosesi peresmian SPPG serta penandatanganan prasasti 25 unit layanan oleh Ketua Umum PBNU. Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini juga memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib.

Dengan sinergi antara pemerintah, organisasi keagamaan, dan aparat keamanan, program pemenuhan gizi diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Tinggalkan Balasan

×