TRENDING
MENU

SPBU Kebun Rojo Bantah Timbun Pertalite, Tegaskan Penjualan Dibagi Tiga Shift

2 menit membaca
Asrofi
Berita, Blitar, Headline - 21 Okt 2026

REPORTASE, Blitar Kota — Manajemen SPBU Kebun Rojo memberikan klarifikasi tegas menyusul inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama jajaran Polres sehari sebelumnya. Pihak SPBU membantah keras tudingan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite yang sempat beredar di tengah masyarakat.

Manajer Operasional SPBU Kebun Rojo, Hermawan, menyatakan bahwa narasi penimbunan yang disematkan kepada SPBU-nya adalah tidak benar. Pihaknya menilai pernyataan yang disampaikan oleh tim sidak terlalu dini menyimpulkan bahwa SPBU telah melakukan penimbunan.

Menurut Hermawan, definisi penimbunan yang sebenarnya adalah menerima pasokan BBM namun sengaja menahannya untuk tidak dijual guna menunggu kenaikan harga.

“Sebenarnya kami juga bingung istilah nimbun itu seperti apa. Penimbunan menurut pengertian kami adalah ketika kita terima BBM dan tidak kita jual, lalu dijual saat harga naik. Itu baru nimbun,” ujar Hermawan saat memberikan keterangan.

Ia menjelaskan, seluruh pasokan Pertalite yang diterima selalu habis terjual dalam kurun waktu 24 jam penuh. Penjualan tersebut dibagi secara merata ke dalam tiga shift operasional dengan pertimbangan kondisi geografis dan tata letak SPBU yang memiliki keterbatasan lahan antrean.

“Spesifikasi lokasi antrean di SPBU Kebun Rojo ini tidak terlalu besar. Jika ada antrean sedikit saja, sudah sampai ke badan jalan raya, dan itu yang sangat kami hindari,” tambahnya.

Oleh karena itu, pihak manajemen mengambil kebijakan untuk membagi kuota penjualan ke dalam Shift 1, Shift 2, dan Shift 3. Kebijakan ini diterapkan agar konsumen yang tidak sempat mengantri atau membeli BBM pada pagi hari tetap mendapatkan kesempatan yang sama di waktu berikutnya.

BACA JUGA  Respons Cepat Aduan Warga via 110, Polres Blitar Kota Cek Dugaan Arena Sabung Ayam di Srengat

Selain itu, Hermawan juga menegaskan bahwa aktivitas penyaluran BBM di SPBU Kebun Rojo diawasi secara ketat dan transparan oleh Pertamina. Seluruh data transaksi penjualan tercatat secara real-time melalui mesin Automatic Tank Gauge (ATG) yang terintegrasi secara daring (online).

“Perlu diketahui, penjualan BBM diawasi ketat oleh Pertamina di semua SPBU. Kami yakin semua SPBU juga memahami hal ini karena sistem kami terintegrasi secara online, sehingga berapa pun nilai BBM yang terjual terpantau langsung dan bisa diawasi oleh Pertamina,” pungkasnya.

BACA JUGA  Kodim 0808/Blitar Gelar Upacara HUT Ke-81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat
Bagikan Disalin