MENU

Jago Ngaji Sekaligus Jago IT, Pesantren Cinta Ilmu Baleendah Tawarkan Keterampilan Abad 21

2 menit membaca
Redaksi

REPORTASE NEWS, Bandung – Memilih lingkungan pendidikan yang tepat bagi anak di era digital kini menjadi perhatian utama para orang tua. Kebutuhan akan lembaga yang mampu menyeimbangkan capaian akademik, hafalan Al-Qur’an, pembinaan karakter, hingga kesiapan menghadapi tantangan global menjadi sangat krusial.

Menjawab tantangan tersebut, Pesantren Cinta Ilmu Islamic Boarding School hadir di Baleendah, Kabupaten Bandung. Mengusung konsep Sekolah Ramah Anak dan tagline #1Santri1Generasi, pesantren ini menawarkan perpaduan antara pendidikan agama yang berakar kuat dan keterampilan abad ke-21.

Berdiri di atas lahan asri berkonsep Adiwiyata, Pesantren Cinta Ilmu mengintegrasikan adab Islami dan Program Tahfidz Al-Qur’an metode Talaqqi bersama guru bersanad. Pembelajaran tersebut turut dilengkapi pendalaman Hadits pilihan serta pengajian Kitab Kuning secara terstruktur.

BACA JUGA  Tingkatkan Pertanian, Babinsa Jokarto Dampingi Pompanisasi dan Penyiangan Lahan Padi

Tak hanya unggul di bidang diniyah, para santri juga dibekali keterampilan digital masa depan seperti coding, AI, digital marketing, hingga broadcasting. Keterampilan ini diperkuat dengan pembiasaan Bahasa Arab dan Inggris harian untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di kancah internasional.

Guna mendukung tumbuh kembang siswa, pesantren menyediakan fasilitas modern mulai dari laboratorium komputer dan broadcasting, GOR, e–library, hingga pendampingan hypnotherapy. Berbagai ekstrakurikuler seperti public speaking, panahan, hingga pencak silat juga hadir mengasah potensi diri.

Untuk tahun ajaran 2026/2027, Pesantren Cinta Ilmu membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan kuota terbatas 100 santri. Pesantren juga menyediakan potongan promo indent hingga program beasiswa khusus bagi penghafal Al-Qur’an dan pelajar berprestasi.

BACA JUGA  Kepala Kemenag Sumenep Ajak Orang Tua Hidupkan Tradisi Mengaji Bersama Anak di Rumah
Bagikan Disalin