TRENDING
MENU

Koperasi Merah Putih Jadi Andalan Baru Ekonomi Warga Asembakor

2 menit membaca
Redaksi
Ekonomi, Probolinggo - 24 Mei 2025

PROBOLINGGO – Pemerintah Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, resmi membentuk Koperasi Merah Putih sebagai tonggak baru pemberdayaan ekonomi warga desa. Tak sekadar lembaga simpan pinjam, koperasi ini dirancang sebagai motor penggerak ekonomi produktif berbasis UMKM dan peran generasi muda.

“Kami ingin koperasi ini bukan hanya tempat simpan pinjam, tapi juga ruang tumbuhnya usaha-usaha rakyat yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Kepala Desa Asembakor, H. Hamsun, usai Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) di Balai Desa Asembakor, Sabtu (24/5/2025).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025 tentang penguatan ekonomi desa. Koperasi Merah Putih diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat akan lembaga ekonomi kolektif yang legal, terstruktur, dan berpihak pada kepentingan warga.

BACA JUGA  Menghindar dari Dump Truck, Warga Desa Wangkal Probolinggo Kecelakaan

Senada, Camat Kraksaan Puja Kurniawan menekankan pentingnya tata kelola yang profesional agar koperasi tidak sekadar menjadi simbol, tapi benar-benar memberi dampak nyata.

“Semangat warga perlu dibarengi dengan manajemen yang kuat. Jangan sampai koperasi berjalan tanpa arah,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, program penguatan koperasi ini akan dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2025. Bahkan, pelaksanaan awal bisa dimajukan melalui skema perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

BACA JUGA  BPPKAD Lakukan Finalisasi Rancangan Perkada Sisdur Pengelolaan Keuangan Daerah

Tak hanya di tingkat desa, pembentukan koperasi ini juga menjadi bagian dari sinergi lintas sektor. Satgas Koperasi Kabupaten Probolinggo yang berada di bawah komando Bupati Gus Haris, Wabup Lora Fahmi, dan Wakil Ketua DPRD H. Subaidi, telah melakukan konsolidasi dengan Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUPP) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

BACA JUGA  Pamdas Mencari Bakat 2025: Meriahkan Sumenep, Gali Potensi, Pulihkan Ekonomi

Upaya ini turut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga pemerintah pusat, sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri untuk mempercepat pembentukan koperasi desa sebagai ujung tombak ekonomi nasional dari bawah.

Penulis

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan