SUMENEP – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi dan forum konsolidasi internal guna memantapkan arah organisasi dalam menyongsong program strategis tahun 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus harian serta komisi MUI Kabupaten Sumenep. Dalam forum ini, Pimpinan Umum MUI Sumenep, Moh. Shaleh Abdurrahman, memberikan arahan sekaligus apresiasi atas dedikasi para pengurus.
Dalam sambutannya, ia menyinggung dinamika organisasi di tingkat provinsi, menyusul penetapan Halim Soebahar sebagai Ketua MUI Jawa Timur masa khidmat 2026–2030, menggantikan Hasan Mutawakkil Alallah.
“Perubahan kepemimpinan di tingkat provinsi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi secara bijak, dengan tetap fokus memperkuat peran MUI di daerah,” ujarnya.
MUI Sumenep mendapatkan pengakuan dari MUI Jawa Timur atas komitmen ulama dan cendekiawan dalam menghidupkan peran organisasi, khususnya di wilayah kepulauan.
“Alhamdulillah, kerja-kerja kita mendapat apresiasi. MUI Sumenep dinilai sebagai daerah dengan upaya terbaik dalam mengoptimalkan peran MUI di wilayah kepulauan,” ungkapnya.
Sekretaris MUI Sumenep, Musthafa, menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi pijakan penting untuk menyusun langkah ke depan.
Ia menyebut sejumlah program strategis telah disiapkan untuk tahun 2026, dengan penekanan pada penguatan koordinasi dan solidaritas antarstruktur organisasi.
“Setiap program harus dipastikan siap dilaksanakan. Peran wakil ketua diharapkan lebih aktif mendampingi komisi agar pelaksanaan berjalan maksimal,” ujarnya.
MUI Sumenep menilai sinergi antar komisi menjadi kunci keberhasilan program. Seluruh komisi diharapkan tidak berjalan secara parsial, melainkan saling terintegrasi.
“Tidak boleh ada komisi yang berjalan sendiri-sendiri. Sinergi adalah kunci agar program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Melalui konsolidasi ini, MUI Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran keumatan dan kebangsaan, sekaligus memastikan program yang dijalankan berdampak nyata bagi masyarakat.






