Aksi Unik Bupati & Wabup Sumenep, Berangkat Kerja Naik Becak

afa3e014 0ac1 4fd9 a1e1 01f536f8731d
Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Kampanyekan Hidup Sehat dan Hemat Energi.

SUMENEP — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan contoh nyata dalam upaya penghematan energi dengan memilih menggunakan becak saat berangkat menjalankan agenda kerja, Rabu (8/4/2026).

Langkah tersebut menjadi bagian dari kampanye pemerintah daerah untuk mendorong penggunaan transportasi non-Bahan Bakar Minyak (BBM) di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat luas.

“Ini adalah bentuk keteladanan. Kami ingin ASN, pegawai BLUD, BUMD, hingga tenaga alih daya ikut berpartisipasi dalam gerakan hemat energi dengan menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Rabu,” ujar Bupati.

Kebijakan penggunaan transportasi non-BBM setiap hari Rabu merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengurangi ketergantungan terhadap BBM sekaligus menekan jejak karbon dari aktivitas kendaraan dinas maupun pribadi.

Bupati menegaskan, ASN yang memiliki jarak tempat tinggal ke kantor maksimal lima kilometer diwajibkan menggunakan moda transportasi ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, kendaraan listrik, maupun becak.

“Program ini tidak hanya soal penghematan BBM, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat dan efisien di kalangan ASN,” jelasnya.

Selain berdampak pada efisiensi energi, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus kesehatan.

Penggunaan transportasi non-BBM dinilai dapat mengurangi polusi udara serta mendorong aktivitas fisik yang bermanfaat bagi tubuh.

“ASN harus menjadi contoh di tengah masyarakat dalam menghemat energi, apalagi di tengah tantangan global saat ini,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif. Seluruh pimpinan perangkat daerah diminta aktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lingkungan kerja masing-masing.

“Ini bukan sekadar kebijakan, tetapi bagian dari investasi jangka panjang untuk kesehatan publik dan kelestarian lingkungan,” pungkas Bupati.

Tinggalkan Balasan

×