MASALEMBU — Kedatangan kapal yang membawa ratusan penumpang di Dermaga Masalembu, Kabupaten Sumenep, berlangsung aman dan tertib berkat pengamanan serta pengaturan yang dilakukan petugas gabungan.
Sekitar 350 penumpang bersama barang bawaan seberat kurang lebih 5 ton tiba dengan selamat dan turun dari kapal secara lancar. Proses penurunan penumpang berjalan kondusif karena adanya pengawasan dan pengaturan dari berbagai instansi yang terlibat.
Pengamanan tersebut melibatkan sejumlah personel dari berbagai unsur, antara lain Polsek Masalembu sebanyak 3 personel, Koramil Masalembu 3 personel, Syahbandar Masalembu 8 personel, UPT Dishub Masalembu 6 personel, serta unsur Kecamatan, tenaga kesehatan, dan petugas ASROP (Radio Pantai).
Selain personel pengamanan, satu unit ambulans beserta tim medis juga disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penumpang yang membutuhkan pelayanan kesehatan setibanya di dermaga.
Selama proses penurunan penumpang, petugas aktif memberikan imbauan kepada para penumpang agar turun melalui tangga kapal secara tertib dan tidak saling berebut. Para penjemput juga diminta memberikan ruang agar arus penumpang yang turun tidak terhambat.
Petugas juga mengarahkan masyarakat yang membawa kendaraan untuk memarkir kendaraannya secara rapi guna menjaga kelancaran akses keluar-masuk di area dermaga.
Selain itu, petugas gabungan turut membantu penumpang yang membutuhkan perhatian khusus seperti lansia, ibu hamil, balita, serta penumpang yang sedang sakit. Bagi penumpang yang memerlukan pemeriksaan kesehatan, tim medis yang bertugas di Posko Lebaran memberikan layanan secara cepat dan responsif.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, khususnya pada arus balik Lebaran, koordinasi lintas instansi terus diperkuat. Sinergi antara Polsek Masalembu, UPP Kelas III Masalembu, UPT Dishub Masalembu, serta agen tiket kapal dilakukan guna memastikan jumlah penumpang tetap sesuai dengan kapasitas kapal dan jadwal pelayaran.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Dermaga Masalembu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kondisi ini menunjukkan sinergi yang baik antara petugas dan masyarakat dalam menjaga kelancaran aktivitas transportasi laut di wilayah kepulauan.






