BLITAR — Mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan edukatif dan pembinaan karakter, SMPN 1 Gandusari menggelar rangkaian Pondok Ramadan mulai Senin (23/2) hingga Kamis (26/2/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu program awal Kepala SMPN 1 Gandusari, Supramana, M.Pd., yang dilantik pada 24 Desember 2025. Sebelumnya, ia memimpin SMPN 1 Selorejo selama lebih dari dua tahun.
Program Unggulan: Satu Hari Satu Khatam
Selama empat hari pelaksanaan, siswa tidak hanya menerima materi keagamaan secara teori, tetapi juga praktik langsung. Salah satu program unggulan adalah target “Satu Hari Satu Khatam” Al-Qur’an.
Program tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara pihak sekolah dengan Tim PTKA Kecamatan Gandusari Timur. Di bawah bimbingan Ustadz Yusuf Hariadi, siswa mempelajari baca tulis Al-Qur’an menggunakan Metode Usmani.
Selain literasi Al-Qur’an, materi yang diberikan meliputi:
- Fikih ibadah (tata cara ibadah sehari-hari)
- Akhlak dan pembentukan kepribadian
- Penguatan nilai-nilai keislaman
- Pembinaan karakter di era digital
“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas iman dan takwa (imtaq) serta membentuk karakter siswa yang berakhlakul karimah,” ujar Supramana.
Menjunjung Inklusivitas dan Toleransi
Meski bertajuk Pondok Ramadan, kegiatan tetap mengedepankan nilai toleransi. Bagi siswa nonmuslim, sekolah menyediakan pembinaan mental dan rohani di ruang terpisah dengan bimbingan guru agama masing-masing.
Dengan demikian, seluruh siswa tetap mendapatkan penguatan spiritual sesuai keyakinan masing-masing secara bersamaan.
Lanjut ke Agenda Kabupaten
Setelah rangkaian Pondok Ramadan di sekolah, perwakilan siswa SMPN 1 Gandusari dijadwalkan mengikuti kegiatan Siraman Rohani tingkat kabupaten di SMPN 2 Wlingi pada Jumat (27/2/2026).
Sementara itu, siswa beragama Hindu mengikuti kegiatan Pasraman Kilat. Agenda tingkat kabupaten tersebut melibatkan siswa SMP dan SMA se-Kabupaten Blitar dan berlangsung selama tiga hari.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap siswa tidak hanya memperoleh penguatan spiritual, tetapi juga memperluas wawasan keagamaan serta mempererat silaturahmi antar-pelajar di Kabupaten Blitar.






