SUMENEP — Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep terus menunjukkan arah yang progresif. RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kini memantapkan langkah transformasi dengan menghadirkan sistem pelayanan yang lebih modern, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Direktur RSUD, dr. Erliyati, menegaskan bahwa pembenahan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek fasilitas, tetapi juga pada sistem layanan dan kualitas sumber daya manusia.
“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, akurat, dan nyaman dengan dukungan teknologi serta tenaga medis yang kompeten,” ujarnya.
Perubahan signifikan terlihat dari penguatan layanan inti rumah sakit. Fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam kini didukung sistem penanganan yang lebih responsif. Selain itu, ruang Intensive Care Unit (ICU) serta layanan PICU/NICU diperkuat untuk menunjang penanganan pasien kritis, khususnya bayi dan anak.
Tak hanya itu, layanan poliklinik juga mengalami penataan ulang guna meningkatkan efisiensi alur pelayanan. Kehadiran dokter spesialis di berbagai bidang strategis, seperti jantung dan paru, menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan medis masyarakat tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Dari sisi digitalisasi, RSUD Sumenep mulai mengimplementasikan sistem antrean berbasis teknologi yang terintegrasi dengan layanan kesehatan nasional. Melalui sistem ini, pasien dapat melakukan pendaftaran dan pengaturan jadwal secara daring, sehingga proses pelayanan menjadi lebih cepat dan terukur.
Transformasi tersebut semakin diperkuat dengan peningkatan status rumah sakit menjadi tipe B. Status ini menunjukkan kesiapan RSUD dalam menangani kasus medis yang lebih kompleks serta memberikan layanan rujukan yang lebih komprehensif.
Dengan berbagai pembenahan yang dilakukan, RSUD Sumenep optimistis mampu menjadi pusat rujukan kesehatan di wilayah Madura Timur. Kehadiran layanan yang semakin lengkap diharapkan dapat mendekatkan akses pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat.
Selain itu, pihak manajemen juga memastikan bahwa layanan tetap inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan.
Ke depan, RSUD Sumenep berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan penguatan layanan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, demi mewujudkan sistem kesehatan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.






