Lestarikan Tradisi, Desa Mandesan Gelar Pagelaran Wayang Kulit “Pandhawa Syukur”

IMG 20251222 WA0002

BLITAR – Dalam rangka memperingati tradisi bersih desa, Pemerintah Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, menggelar acara akbar Pagelaran Wayang Kulit pada Sabtu malam (13/12/2025). Acara yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Mandesan ini menyedot antusiasme tinggi dari warga setempat maupun pecinta seni tradisional dari luar daerah.

Kepala Desa Mandesan, Drs. Azharuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bersih desa ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan berkah dan keselamatan bagi seluruh warga desa.

“Kegiatan ini adalah wujud syukur kami sekaligus upaya menjaga warisan budaya adiluhung agar tetap lestari di tengah zaman yang terus berubah,” ujarnya.

Pagelaran malam itu menghadirkan dalang kondang Ki Minto Darsono. Dengan kepiawaiannya mengolah sabetan wayang dan olah vokal yang khas, Ki Minto membawakan lakon “Pandhawa Syukur“. Lakon ini dipilih karena sarat akan makna filosofis mengenai kerukunan, kesederhanaan, dan rasa terima kasih kepada sang pencipta sejalan dengan esensi dari perayaan Bersih Desa Mandesan.

Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini juga dihadiri oleh seluruh jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat. Suasana semakin meriah dengan iringan gamelan yang ditabuh oleh para niaga, menciptakan harmoni yang magis di bawah tenda besar yang telah disiapkan panitia.

Selain sebagai hiburan, pagelaran ini menjadi momen langka bagi warga untuk berkumpul dan bersilaturahmi. Sejak sore hari, warga sudah mulai memadati area Kantor Desa, menunjukkan bahwa kecintaan masyarakat terhadap wayang kulit masih sangat kuat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Mandesan berharap kerukunan antarwarga semakin erat dan semangat gotong royong terus terjaga untuk membangun desa yang lebih maju dan sejahtera di masa mendatang.

×