SURABAYA — Perkumpulan Kerukunan Keluarga Kalimantan (K3) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus pemaparan program kerja organisasi periode 2025–2030 pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman mantan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum., bersama istrinya, Hj. Nina Kirana.
Pertemuan dihadiri jajaran pengurus inti K3 Jawa Timur, mulai dari Ketua Pembina, Ketua Umum, Ketua Harian, hingga sejumlah pengurus organisasi. Agenda ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menyampaikan arah kebijakan dan rencana strategis organisasi dalam lima tahun mendatang.
Ketua Pembina K3 Jawa Timur, H. Makmun Hasan, menjelaskan bahwa organisasi telah melalui proses reorganisasi yang cukup mendasar. Kepengurusan terbaru disebut lebih solid dan inklusif dengan keterwakilan masyarakat dari lima provinsi di Kalimantan. Menurutnya, K3 Jatim diharapkan menjadi ruang bersama yang mengayomi warga Kalimantan di Jawa Timur tanpa membedakan latar belakang suku, etnis, agama, maupun budaya.
Sementara itu, Ketua Umum K3 Jawa Timur, Ir. H. Musnadi Bachtiar, M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan para pembina organisasi. Ia berharap arahan dan pendampingan dari para tokoh senior, termasuk Dr. H. Soekarwo dan Hj. Nina Kirana, dapat memperkuat peran organisasi dalam menjalankan program sosial kemasyarakatan.
Ketua Harian K3 Jawa Timur, Dr. Asmirin Noor, memaparkan profil kepengurusan terbaru serta rencana program kerja jangka pendek dan jangka panjang. Program tersebut meliputi kegiatan sosial, pelestarian budaya, penguatan sektor pendidikan, hingga aksi kemanusiaan yang ditujukan bagi masyarakat luas.
Dalam sambutannya, Dr. H. Soekarwo menyambut positif langkah reorganisasi yang dilakukan K3 Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya organisasi kemasyarakatan berperan aktif menjaga harmoni sosial serta membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat di Jawa Timur.
Hj. Nina Kirana juga menyampaikan apresiasi atas kembali aktifnya K3 Jawa Timur sebagai wadah persatuan masyarakat Kalimantan di perantauan. Ia menilai keberadaan organisasi tersebut memiliki nilai historis sekaligus strategis dalam memperkuat solidaritas antarwarga.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pembina menyerahkan Buku Profil K3 Jawa Timur kepada tuan rumah, serta undangan resmi kegiatan Halal Bi Halal yang direncanakan berlangsung di Islamic Centre pada 11 April 2026, yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Noor Syailendra.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kebersamaan antaranggota. Melalui reorganisasi dan penyusunan program kerja baru, K3 Jawa Timur menegaskan kesiapan memasuki fase penguatan organisasi yang lebih terstruktur, inklusif, serta berorientasi pada kolaborasi sosial dan budaya di tingkat regional.






